Jihad Memberantas Hoax

jihad

Sudahkah Anda memahami arti Jihad?

jihad adalah amal kebaikan yang Allah syari’atkan dan menjadi sebab kokoh dan kemuliaan umat islam.

Di balik jihad memerangi jiwa dan jihad dengan pedang, ada jihad hati yaitu jihad melawan syetan dan mencegah jiwa dari hawa nafsu dan syahwat yang diharamkan. Juga ada jihad dengan tangan dan lisan berupa amar ma’ruf nahi mungkar.

Lalu bagaimana dengan jihad di media sosial?

 

Media sosial di zaman sekarang memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Setiap detik waktu mayoritas masyarakat tidak dapat jauh dari gadgetnya utama karena kehidupannya 85% ada di media sosial.

Namun sayangnya, banyak sekali media sosial sekarang ini berisi  berita-berita hoax yang tidak jelas sumbernya sehingga menimbulkan kekacauan dan kegaduhan yang kadang menimbulkan perpecahan hanya karena HOAX.

Oleh karenanya, kita harus cerdas menyikapi hal ini agar tidak menjadi korban hoax.

Jihad-UmmahStudio-1

Islam mengajarkan kepada kita agar selektif dalam menyikapi berita, sebab tidak semua berita yang terima mesti benar adanya sesuai dengan fakta, lebih-lebih pada zaman sekarang di mana kejujuran sangat mahal . ⏳ Ibnu Baadis mengatakan, “Tidak semua yang kita dengar dan kita lihat harus diyakini oleh hati-hati kita, namun hendaknya kita mengeceknya dan memikirkannya secara matang. Jika memang terbukti dengan bukti nyata maka kita mempercayainya, namun jika tidak maka kita meninggalkannya.” (Ushul Hidayah hln. 97 ⏳ Dalam al-Qur’an, Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan sebuah prinsip dasar dalam menyikapi sebuah isu yang beredar dalam firman-Nya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا

Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti.” (QS Al-Hujurat [49]: 6)

Asy-Syaikh Muhammad ibn Abdul Wahhab berkata, “Ketahuilah dan renungkanlah ayat ini baik-baik.” (Ad Durar Saniyyah 1/35)

Di dalam ayat ini terdapat pelajaran berharga bagi setiap mukmin yang perhatian terhadap agama dalam berinteraksi dengan saudaranya seiman, hendaknya selektif terhadap hembusan isu yang bertujuan untuk meretakkan barisan, memperuncing api permusuhan, dan memperlebar sayap perpecahan.

Imam Ibnul Qayyim menjelaskan jenis jihad ditinjau dari obyeknya dengan menyatakan bahwa jihad memiliki empat tingkatan, yaitu (1) jihad memerangi hawa nafsu, (2) jihad memerangi syetan, (3) jihad memerangi orang kafir dan (4) jihad memerangi orang munafik. Namun dalam keterangan selanjutnya Ibnul Qayyim menambah dengan jihad melawan pelaku kezhaliman, bid’ah dan kemungkaran.

Lebih-lebih lagi jika hal itu menyangkut kehormatan negara, pemerintah, atau ulama maka sikap selektif harus lebih ditingkatkan.

Alangkah bagusnya apabila media sosial mu diisi dengan informasi bermanfaat mengenai ilmu pengetahuan sains dan teknologi, tsaqofah islam, dan sharing mengenai kemajuan pemuda yang lebih berkualitas.

Semoga bermanfaat, dukung terus karya kami dalam media sosial yang insyallah konsisten memberikan informasi yang luar biasa melalui ig kami @ummahstudio.id

Jihad-UmmahStudio-4

Bagikan dengan penuh cinta dan perasaan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *